Rabu, 30 April 2014

MENGENAL PERMASALAHAN BIOLOGI


 
LAPORAN TETAP PRAKTIKUM
BIOLOGI UMUM
ACARA II
MENGENAL PERMASALAHAN BIOLOGI
 







OLEH :
NAMA                                                  NIM                         
1.     Huswatun hasanah             :151.135.094
2.     Nurdiana                            :151.135.109
3.     Zaenul Fikri                        : 151.135.102
4.     Ferdiyansyah                       : 151.135.
5.     Hasmawatul hikmah           : 151.135.093
6.     Anna ariyana                      : 151.135.108
7.     Nur jannah                         : 151.135.090
8.     Ro’yal aini                           : 151.135.089




PENDIDIKAN IPA BIOLOGI
FAKULTAS TARBIYAH
INTITUT AGAMA ISLAM NEGRI (IAIN)
MATARAM
2013


Halaman pengesahan

Laporan biologi umum 1 ini disusun sebagai salah satu syarat untuk mengikuti praktikum selanjutnya.

Di sahkan dan disetujui di Mataram, oktober 2013
               
Mengetahui :

          Asisten                                                                                Co.Asisten



     (Muhatir Muhammad, S.Pd.)                              ( BQ. Khandra muliya)                                                              
     NIP.                                                                                    NIM :151.125.064                                                                                                                                                                                                                  










i
 
KATA PENGANTAR

Segala puji hanya milik Allah SWT, Tuhan yang selalu memberi limpahan nikmat yang tiada terhingga, nikmat yang dengan alat apapun di dunia ini tidak mampu menghitung nya kepada hambanya, terutama sekali nikmat sehat. Shalawat serta salam semoga selalu tercurahkan kepada phlawan revosioner kita (Nabi muhamad saw). Nabi terakhir yang menjadi tumpuan harapan umat manusia yang beriman.
Laporan ini merupakan salah satu upaya untuk memperkenalkan ilmu pratikum Biologi Umum 1  kepada seluruh khalayak mahasiswa, yang bertujuan untuk melengkapi kriteria sks dalam dunia perkuliahan, lebih spesifiknya lagi dalam mata kuliah. Permasalahan dan solusi yang termuat dalam laporan ini di sesuai kan dengan buku pedoman pratikum Biologi Umum, dan beberapa refrensi dari berbagai buku terkait dengan tema laporan ,serta tidak lepas dari alat dan bahan yang di aplikasikan dalam masing acara dalam pratikum.
Laporan ini juga tidak mungkin dapat terselesaikan tanpa adanya sumbangsih, dan bantuan dari berbagai pihak. Maka dari itu lah lewat goresan pena pada kata penghantar laporan ini , penulis sampaikan rasa terima kasih yang sebesar besarnya kepada mereka yang sudah menjadi relawan dalam laporan ini dan semoga jasa baik mereka mendapatkan pahala yang semestinya. Kami khusus nya sebagai pembuat laporan acara  ini menyadari bahwa laporan ini masih sangat masih jauh dari kesempurnaan, dan harapan. Oleh karna itu kritik dan saran yang sifatnya membangun, sangat kami harapkan.


Mataram, oktober  2013


Penyusun

ii

 

DAFTAR ISI
Cover
Halaman pengesahan ...................................................................................             i
Kata Pengantar.............................................................................................             ii
Daftar Isi.......................................................................................................             iii
Bab I. Pendahuluan.......................................................................................             1
A. Latar Belakang.................................................................................             1
A.   Rumusan Masalah............................................................................             1
B.    Tujuan.............................................................................................             2
Bab II.  Pembahasan ....................................................................................             3
A. Pelaksanaan Praktikum....................................................................             3
B.  Landasan Teori...............................................................................             3
C. Alat Dan Bahan...............................................................................             5
D. Cara Kerja......................................................................................             5
E. Hasil  Pengamatan............................................................................             7
F.  Pembahasan...................................................................................             14
G.     Simpulan  ......................................................................................             16
Bab III. Penutup............................................................................................             17
A.    Kesimpulan....................................................................................             17
B.     Kritik dan Saran.............................................................................             18
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN







BAB I
PENDAHULUAN
MENGENAL PERMASALAHAN BIOLOGI

A.    Latar Belakang
Persoalan biologi sangat luas, cakupan permasalahannya dapat dilihat dari dimensi macam objek, tingkat organisasi kehidupan mahluk (tingkat sel- komunitas), dan macam tema permasalahannya. Tiap jenis objek dengan karakteristikannya menyimpan segudang permasalahan biologi yang belum tergali.
Persoalan pada tiap objek juga akan bervariasi menurut tingkat organisasinya. Disamping itu, variasi persoalan tersebut juga dapat dilihat dari 7 tema besar persoalan biologi yang terjadi pada setiap organisme. Macam permasalahn juga dapat dilihat dari kompleksitasnya, dari persoalan yang sangat elementer sampai persoalan multifactor yang sangat kompleks, yang membutuhkan kajian bukan saja monodisiplin, melainkan multi atau bahkan transdisipliner.
B.     Rumusan masalah
1.      Bagaimana kita dapat mengidentifikasi gejala-gejala biologi ditingkat individu, populasi, komunitas dilingkungannya?
2.      Bagaimana kita dapat menemukan beberapa aspek permasalahan biologi berdasarkan gejala atau fakta yang ditemukan dilingkungan?
3.      Bagaimana kita dapat belajar menemukan permasalahan-permasalahan pada objek biologi dilingkungan?
4.      Bagaimana kita dapat belajar merumuskan masalah berdasarkan gejala atau fakta pada objek yang ditemukan dilingkungan sekitar?


C.    Tujuan
1.      Agar dapat mengidentifikasi gejala-gejala biologi ditingkat individu, populasi, komunitas dilingkungannya.
2.      Agar dapat menemukan beberapa aspek permasalahan biologi berdasarkan gejala atau fakta yang ditemukan dilingkungan.
3.      Agar dapat belajar menemukan permasalahan-permasalahan pada objek biologi dilingkungan.
4.      Agar dapat belajar merumuskan masalah berdasarkan gejala atau fakta pada objek yang ditemukan dilingkungan sekitar.





BAB II
PEMBAHASAN
ACARA II
MENGENAL PERMASALAHAN BIOLOGI

A.    Pelaksanaan
Hari, tanggal         : Rabu, 9 oktober 2013
Waktu                   : 10.00- selesai
Tempat                  : Taman loang balok
B.     Landasan  Teori
Tumbuhan umumnya berevolusi dari alga hijau yang hidup di air (protista). Banyak struktur serupa yang dijumpai antara alga hijau dan tumbuhan. Keduanya :
1.      Mempunyayi dinding sel yang terbuat dari selulosa.
2.      Mengandung klorofil a dan klorofil b.
3.      Menyimpan energy dalam bentuk kanji.
4.      Menunjukkan pola yang mirip dalam hal arah diskus tilakoid pada kloroplas (yaitu grana). (Stephen Bresnick, 2002 : 189)
Ekosistem air tawar merupakan ekosistem dengan habitatnya yang sering digenangi air tawar yang kaya mineral dan PH. Kondisi permukaan air tidak tiak selalu tetap, adakalanya naik dan turun bahkan dapat juga mengering. Sumber air tawar berasal dari air hujan dan air sungai. Hutan air payau dapat di jumpai ke arah selatan dalam hutan mangrove dan merupkan tempat teringgi yang dapat di capai air sungai diwaktu pasang naik. Biasanya terdapat didaerah pantai dengan batas pasir yang terbawa ombak dan terbentuk oleh arus laut, di balik pasir pembatas terdapat lahan datar yang luas dan rendah. Bila sungai meluap akan membentuk danau-danau pantai yang berawa-rawa. Tumbuhan yang hidup di air payau adalah vegetasi dari palm yang spesifik yaitu palm kurma (Phonix paludosa).  (Irwan, Zoer’aini Djamal: 2003)
Bertahannya kehidupan bakteri bergantung pada bahan makanan dan kondisi lingkungan. Kebanyakan bakteri memerlukan bahan-bahan molekul ringan yang larut dalam air yang umumnya diperoleh dari nutrisi kompleks yang telah mengalami degradasi enzimmatik. Larutan yang mengandung nutrisi demikian desebut mediumkultur. Dengan banyaknya strain dan spesies mikroorganisme yang hidup, kebutuhan akan nutrisi dan kondisi fisik lingkungannya pun bervarisai. Kebutuhan makanan untuk mikroorganisme diberikan melalui berbagai formulasi media tumbuh. Mikroorganisme memerlukan pemenuhan kebutuhan yang sama dalam hal senyawa organic yang kompleks yang dapat disediakan berasal dari senyawa alami atau dari senyawa buatan. Berbagi makanan yang diperlukan oleh mikroorganisme diantaranya adalah :
1.      Karbon
2.      Nitrogen
3.      Unsur-unsur nonlogam
4.      Unsur-unsur logam
5.      Vitamin
6.      Air
7.      Energy
(Subandi, 2010 : 139-142)

Lingkungan abiotik adalah keadaan fisik dan kimia di sekitar individu yang merupakan medium atau substrat untuk berlangsungnya  kehidupan, misalnya cahaya matahari, angin, air, tanah, dll. Sedangkan lingkungan biotik adalah segala mahluk hidup di sekitar individu, baik sejenis maupun maupun yang berbeda jenisnya yaitu: manusia , hewan, tumbuhan dan mikroorganisme. Menurut peranannya, komponen biotik dibedakan menjadi tiga golongan yaitu produsen, konsumen, dan pengurai/dekomposer. (Biology Insight: 2008).

Individu adalah suatu satuan struktur yang membangun suatu kehidupan dalam bentuk makhluk. Populasi adalah sekelompok individu-individu mahluk hidup yang sejenis yang hidup dalam suatu lingkungan tertentu, banyak sedikit individu yang termasuk individu yang satu dengan individu yang lain. (Maskeori Jasin, 1993)

C.    Alat dan Bahan
a.    Alat
1.        Alat tulis
2.        mistar
3.        kamera
b.        Bahan
1.      Pohon pepaya
2.      Pohon ketapang
3.      Tempat terbuka dan ternaungi
4.      Tempat kering dan tempat lembab
5.      Sungai tenang dan sungai deras
6.      Kolam terbuka dan ternaungi
D.    Cara Kerja
a.       Kegiatan 1
1.      Melakukan pengamatan obyek biologi dilingkungan sekitar yang di pilih sebagai obyek pengamatan.
2.      menemukan gejala-gejala structural, fungsional, dan aktivitas-aktivitas suatu populasi dalam komunitasnya dari beberapa habitat/lingkungan yang kontras berbeda.
3.      Menganalisis  bentuk-bentuk hubungan interaksi yang terjadi didalam habitat tersebut.
4.      Mengidentifikasi  pula gejala-gejala structural dan fungsional (aktivitas) pada tingkat individu organisme. Analisis bentuk-bentuk hubungan antara gejala-gejala yang teramati pada obyek organisme tersebut.
5.      Berdasarkan hasil pengamatan pada obyek (organisme dilingkungannya), permasalahan biologi yang umum (global) apakah yang dapat saudara tangkap?
6.      Berdasarkan referensial (pengalaman teoritik), gejala atau permasalahan biologi apa sajakah yang umum dikaji dan ditunjukkan?
7.      Berdasarkan struktur ilmu biologi menurut BSCS, tunjukkan :
a.       Berapa macam golongan organisme?
b.      Ada berapa macam tema persoalan biologi?
c.       Ada berapa tingkat organisasi kehidupan dimana berbagai persoalan terjadi?
8.      Bila dicerminkan pada tema persoalan biologi BSCS , tema persoalan manakah yang dapat saudara temukan (tangkap) berdasarkan hasil pengamatan saudara?
b.      Kegiatan II
1.      Melakukan  observasi ke lapangan (lingkungan sekitar). Temukan bentuk-bentuk kesenjangan gejala pada kelompok objek (fakta satu dengan fakta yang lain).
2.      Mengidentifikasi  faktor-faktor yang kamu duga erat terkait dengan munculnya kesenjangan tersebut, berdasarkan pengamatan keadaan dilapangan.
3.      Mencari  informasi teoritik yang relevan/terkait dengan gejala atau perrmasalahan tersebut.
4.      mengidentifikasi alternative masalah yang dapat ditangkap bedasarkan hasil pengamatan lapangan (fakta-fakta). Nyatakan masalah dalam bentuk pertanyaan.
5.      Berdasarkan argument atau penjelasan terhadap alternative masalah menarik yang saudara temukan. 
6.      Mendiskusikan  langkah-langkah dasar bila hendak mencari jawaban terhadap pertanyaan atau masalah yang saudara nyatakan.
7.      Persoalan manakah diantara beberapa persoalan yang saudara nyatakan, rill dapat dijangkau untuk dipecahkan.

E.     Hasil Pengamatan
1.      Kolam ternaungi dan terbuka
a)       Kolam ternaungi
1.    Gambar
2.    Deskripsi
·         Ikan, berudu, rumput serta tumbuhan lainnya.
·         Udaranya sejuk

b)     Kolam terbuka
1.    Gambar





2.        Deskeripsi
·         terdapat ikan, cacing, siput, eceng gondok, dan katak.

2.     Beberapa jenis pohon yang berbeda
a)         Pohon pepaya
·         Pohon  pepaya ditempat lembab
1.      Gambar
2.      Deskripsi
·         Batangnya besar
·         Daun lebar serta hijau
·         Terdapat organisme semut, laba-laba yang hidup disekitarnya
·         Pohon pepaya  ditempat kering
1.      Gambar
2.      Deskripsi
·         Daun relatif kecil
·         Batang berukuran kecil
·         Daun tampak kering
·         Terdapat organisme semut kecil dan besar
b)     Pohon ketapang
·         Pohon ketapang ditempat lembab
1.      Gambar


2.      Deskripsi
·         Batangnya kekar dan subur
·         Organisme yang terdapat disana antara lain: semut, laba-laba dan ulat


·         Pohon ketapang di tempat kering
1.      Gambar
2.      Deskripsi
·         Batang berukuran kecil
·         Daun kecil  dan banyak  berwarna kuning
3.   Sungai tenang dan deras
A. Sungai tenang
1.      Gambar






b.      Deskripsi
·          Airnya keruh
·         banyak lumut
·         terdapat ikan, katak, siput, berudu
B . sungai deras
1.      Gambar







2.      deskripsi
1.      Airnya jernih
2.      Terdapat ikan
3.      Terdapat batu-batu besar
              4.       Tempat kering dan lembab
a.      Tempat lembab
1.      Gambar
2.      Deskripsi
·         Tanah subur
·         Pertumbuhan tanaman lebih cepat
·         Daun pada tanaman lebih hijau dan lebar
·         Banyak jenis-jenis tumbuhan yang hidup
b.      Tempat kring
1.    Gambar
2.    Deskripsi
·         Tanahnya kering, retak-retak
·         Pertumbuhan tanaman terhambat
·         Rumput tidak subur.
·         Terdapat pasir kecil-kecil di sekitarnya
·         Terdapat beberapa semut

5. Tempat  terbuka dan ternaungi
a.    Tempat terbuka
1.      Gambar
2.      Deskripsi
·         Banyak terdapat jenis tumbuhan
·         Daun-daunya  segar dan hijau
·         Rumput banyak yang tumbuh





b.        Tempat ternaungi
1.    Gambar

2.    Deskripsi
·                    Karena tidak terkena sinar matahari secara langsung maka pertumbuhan tanaman menjadi terhambat dan tumbuhnya menjadi kurus.
·                    Tanahnya lembab
·                    Terdapat cacing, semut.












F.     Pembahasan
Biologi adalah cabang IPA yang khusus mempelajari makhluk hidup dan gejala kehidupannya. Kajian atau bahasan dalam Biologi sangatlah luas, meliputi seluruh makhluk hidup, baik yang uniseluler maupun yang multiseluler, baik yang hidup di darat, di laut, di udara, maupun di dalam tanah. Singkatnya segala sesuatu yang memiliki “hidup” menjadi bahan kajian biologi.
Objek atau kajian dalam biologi yang sangat luas atau beragam itu kini telah dikelompokkan atau diklasifikasikan oleh para ahli Biologi menjadi 5 Kingdom (Animalia, Plantae, Fungi, Protista, dan Monera). Selain kelima kingdom tersebut ada satu objek lain yang juga dikaji dalam Biologi, yaitu Virus. Virus dipisahkan dari kelima kingdom karena tubuh virus tidak tersusun oleh sel melainkan oleh asam nukleat yang diselubungi protein dan belum merupakan sel. Sedangkan kelima kingdom tubuhnya sudah berupa sel (bagi organisme uniseluler) ataupun tersusun atas banyak sel (bagi organisme multiseluler).
Kelima kingdom diklasifikasikan berdasarkan karakteristik yang khas dari masing-masing organisme-organisme yang menyusunnya. Pengelompokkan ini sesuai dengan sistem klasifikasi yang dikemukakan oleh Robert H. B. Whittaker pada tahun 1969. Objek dan permasalahan yang dikaji dalam biologi adalah makhluk hidup beserta kehidupannya dan faktor2 pendukung kehidupannya.

Objek Biologi
Biologi mempelajari kehidupan pada beberapa tingkatan organisasi, yaitu:. Molekul, Sel,  Jaringan, Organ, Sistem Organ, Individu,  Populasi, Komunitas Ekosistem, Bioma,  Biosfer
a)      Molekul
Molekul adalah sekelompok atom (paling sedikit dua) yang berikatan dengan sangat kuat (kovalen) dalam susunan tertentu dan bermuatan netral.
Struktur dan fungsi molekul menyusun komponen2 pembentuk sel.
Contoh: molekul protein, fosfolipid, kolesterol, karbohidrat, air dan ion-ion lain merupakan komponen penyusun membran sel.
b)     Sel
Sel merupakan unit struktural dan fungsional terkecil dari kehidupan


c)      Jaringan
Jaringan yaitu Kumpulan dari beberapa sel yang mempunyai bentuk, susunan dan fungsi yang sama.
Contoh:
Pada tumbuhan : jaringan parenkhim, epidermis, pengangkut xilem floem, jaringan tiang
Pada hewan : jaringan otot, jaringan epidermis, jaringan tulang, jaringan syaraf
d)     Organ
Organ adalah kumpulan dari beberapa jaringan yang berbeda dan menjalankan fungsi yang sama.
Contoh: Pada tumbuhan : akar, batang, daun, bunga, buah, biji
Pada hewan : hati, paru-paru, telinga, mata dll
e)      Sistem organ
Sistem organ adalah beberapa organ yang memiliki satu fungsi/kerja tertentu
Contoh: sistem peredaran darah, sistem pernafasan, sistem pencernaan dll.
f)       Individu
Individu merupakan organisme tunggal yang tersusun oleh kumpulan sistem organ
g)      Populasi
Populasi adalah kumpulan individu atau species yang sejenis yang menempati suatu habitat (tempat hidup) dan dalam waktu tertentu.
Contoh: populasi rusa
h)     Komunitas
Komunitas adalah berbagai jenis (species) makhluk hidup yang saling berinteraksi dan menempati lingkungan dalam waktu yang sama.
Contoh: komunitas kolam, komunitas sawah
i)        Ekosistem
Ekosistem adalah intraksi antara makhluk hidup yang berada di suatu wilayah tertentu (komunitas) dengan lingkungan abiotiknya.
Ekosistem dibentuk oleh beberapa macam populasi yang berinteraksi dengan lingkungan tempat mereka hidup, atau interaksi (hubungan timbal balik) antara komponen biotik (MH) dengan komponen Abiotik (lingkungan).




j)       Bioma
Bioma merupakan satuan daerah daratan yang luas yang dibentuk oleh ekosistem dalam skala besar yang terjadi karena adanya interaksi iklim dengan keaneragaman makhluk hidup yang khas (yang dominan).
Contoh : Bioma tundra, bioma taiga, bioma hutan hujan tropis
 Tundra adalah daerah dengan suhu lingkungan rendah dan tanpa pohon. Pada area ini, mayoritas tumbuhan yang hidup biasanya berupa lumut, rerumputan,.Tundra biasanya hidup di daerah dingin.

Taiga adalah hutan yang terdiri atas satu spesies seperti konifer, pinus, dan sejenisnya(tumbuhan evergreen). Semak dan tumbuhan basah sedikit sekali, sedangkan hewannya antara lain moose, beruang hitam, beruang, rubah, serigala, ajax, dan burung-burung yang bermigrasi pada musim gugur. Taiga banyak ditemukan di belahan bumi utara, contohnya di Rusia dan Kanada. Bioma Taiga merupakan bioma terluas dari bioma-boma lain yang ada di bumi.
k)     Biosfer
Biosfer adalah bumi tempat tinggal makhluk hidup, merupakan tingkatan organisasi kehidupan yang paling tinggi.

G.    Simpulan
Biologi adalah cabang IPA yang khusus mempelajari makhluk hidup dan gejala kehidupannya
 objek permasalahan biologi adalah  Molekulm, Sel, Jaringan, Organ. Sistem Organ,  Individu,  Populasi,  Komunitas, Ekosistem, Bioma, Biosfer.







BAB III
PENUTUP

a.        Kesimpulan
Berdasarkan hasil pengamatan, dapat disimpulkan bahwa, banyak perbedaan-perbedaan yang kami temukan di sebabkan oleh faktor-faktor tertentu khususnya lingkungan sekitarnya. Dimana lingkungannya sangat berpengaruh atas pertumbuhan dan perkembangan objek yang kami amati baik di tingkat individu, populasi maupun komunitas.
b.    Keritik dan Saran
1.      Kritik  
Untuk kk co.ass jangan terlalu cuek, agar tidak tegang dan membingungkan J
2.    Saran
Perbanyak senyum ya kak, agar praktikum lebih menyenangkan. J


DAFTAR PUSTAKA
Bresnick Stephen. 2003. Intisari Mikrobiologi. Jakarta: Hipokrates
Subandi. M. 2010. Mkrobiologi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Waktu 09: 45 wita
waktu :20:06 wita