LAPORAN TETAP PRAKTIKUM
BIOLOGI UMUM
ACARA II
MENGENAL PERMASALAHAN BIOLOGI
OLEH
:
NAMA NIM
1.
Huswatun hasanah :151.135.094
2.
Nurdiana :151.135.109
3.
Zaenul Fikri :
151.135.102
4.
Ferdiyansyah :
151.135.
5.
Hasmawatul hikmah :
151.135.093
6.
Anna ariyana :
151.135.108
7.
Nur jannah :
151.135.090
8.
Ro’yal aini :
151.135.089
PENDIDIKAN
IPA BIOLOGI
FAKULTAS TARBIYAH
INTITUT AGAMA ISLAM
NEGRI (IAIN)
MATARAM
2013
Halaman pengesahan
Laporan
biologi umum 1 ini disusun sebagai salah satu syarat untuk mengikuti praktikum
selanjutnya.
Di sahkan dan disetujui di Mataram,
oktober 2013
Mengetahui :
Asisten
Co.Asisten
(Muhatir Muhammad, S.Pd.) ( BQ. Khandra muliya)
NIP. NIM :151.125.064
|
i
|
KATA
PENGANTAR
Segala puji hanya milik
Allah SWT, Tuhan yang selalu memberi limpahan nikmat yang tiada terhingga,
nikmat yang dengan alat apapun di dunia ini tidak mampu menghitung nya kepada
hambanya, terutama sekali nikmat sehat. Shalawat serta salam semoga selalu
tercurahkan kepada phlawan revosioner kita (Nabi muhamad saw). Nabi terakhir
yang menjadi tumpuan harapan umat manusia yang beriman.
Laporan ini merupakan salah satu upaya untuk memperkenalkan ilmu pratikum
Biologi Umum 1 kepada seluruh khalayak
mahasiswa, yang bertujuan untuk melengkapi kriteria sks dalam dunia
perkuliahan, lebih spesifiknya lagi dalam mata kuliah. Permasalahan
dan solusi yang termuat dalam laporan ini di sesuai kan dengan buku pedoman
pratikum Biologi Umum, dan beberapa refrensi dari berbagai buku terkait dengan
tema laporan ,serta tidak lepas dari alat dan bahan yang di aplikasikan dalam
masing acara dalam pratikum.
Laporan ini juga tidak
mungkin dapat terselesaikan tanpa adanya sumbangsih, dan bantuan dari berbagai
pihak. Maka dari itu lah lewat goresan pena pada kata penghantar laporan ini ,
penulis sampaikan rasa terima kasih yang sebesar besarnya kepada mereka yang
sudah menjadi relawan dalam laporan ini dan semoga jasa baik mereka mendapatkan
pahala yang semestinya. Kami khusus nya sebagai pembuat laporan acara ini menyadari bahwa laporan ini masih sangat
masih jauh dari kesempurnaan, dan harapan. Oleh karna itu kritik dan saran yang
sifatnya membangun, sangat kami harapkan.
Mataram, oktober 2013
Penyusun
|
ii
|
DAFTAR ISI
Cover
Halaman
pengesahan ................................................................................... i
Kata
Pengantar............................................................................................. ii
Daftar
Isi....................................................................................................... iii
Bab
I.
Pendahuluan....................................................................................... 1
A.
Latar
Belakang................................................................................. 1
A. Rumusan
Masalah............................................................................ 1
B. Tujuan............................................................................................. 2
Bab
II. Pembahasan .................................................................................... 3
A.
Pelaksanaan Praktikum.................................................................... 3
B. Landasan Teori............................................................................... 3
C.
Alat
Dan Bahan............................................................................... 5
D.
Cara
Kerja...................................................................................... 5
E.
Hasil Pengamatan............................................................................ 7
F. Pembahasan................................................................................... 14
G. Simpulan
...................................................................................... 16
Bab
III.
Penutup............................................................................................ 17
A. Kesimpulan.................................................................................... 17
B. Kritik dan Saran............................................................................. 18
DAFTAR
PUSTAKA
LAMPIRAN
|
|
BAB I
PENDAHULUAN
MENGENAL
PERMASALAHAN BIOLOGI
A. Latar
Belakang
Persoalan biologi sangat luas, cakupan
permasalahannya dapat dilihat dari dimensi macam objek, tingkat organisasi
kehidupan mahluk (tingkat sel- komunitas), dan macam tema permasalahannya. Tiap
jenis objek dengan karakteristikannya menyimpan segudang permasalahan biologi
yang belum tergali.
Persoalan pada tiap objek juga akan bervariasi menurut tingkat
organisasinya. Disamping itu, variasi persoalan tersebut juga dapat dilihat
dari 7 tema besar persoalan biologi yang terjadi pada setiap organisme. Macam
permasalahn juga dapat dilihat dari kompleksitasnya, dari persoalan yang sangat
elementer sampai persoalan multifactor yang sangat kompleks, yang membutuhkan
kajian bukan saja monodisiplin, melainkan multi atau bahkan transdisipliner.
B. Rumusan
masalah
1. Bagaimana kita dapat mengidentifikasi gejala-gejala
biologi ditingkat individu, populasi, komunitas dilingkungannya?
2. Bagaimana kita dapat menemukan beberapa aspek
permasalahan biologi berdasarkan gejala atau fakta yang ditemukan dilingkungan?
3. Bagaimana kita dapat belajar menemukan
permasalahan-permasalahan pada objek biologi dilingkungan?
4. Bagaimana kita dapat belajar merumuskan masalah
berdasarkan gejala atau fakta pada objek yang ditemukan dilingkungan sekitar?
C. Tujuan
1. Agar dapat mengidentifikasi gejala-gejala biologi
ditingkat individu, populasi, komunitas dilingkungannya.
2. Agar dapat menemukan beberapa aspek permasalahan
biologi berdasarkan gejala atau fakta yang ditemukan dilingkungan.
3. Agar dapat belajar menemukan permasalahan-permasalahan
pada objek biologi dilingkungan.
4. Agar dapat belajar merumuskan masalah berdasarkan
gejala atau fakta pada objek yang ditemukan dilingkungan sekitar.
BAB
II
PEMBAHASAN
ACARA II
MENGENAL
PERMASALAHAN BIOLOGI
A.
Pelaksanaan
Hari, tanggal
: Rabu, 9 oktober 2013
Waktu : 10.00- selesai
Tempat : Taman loang balok
B. Landasan Teori
Tumbuhan umumnya berevolusi dari alga hijau yang hidup di air
(protista). Banyak struktur serupa yang dijumpai antara alga hijau dan
tumbuhan. Keduanya :
1. Mempunyayi dinding sel yang terbuat dari selulosa.
2. Mengandung klorofil a dan klorofil b.
3. Menyimpan energy dalam bentuk kanji.
4. Menunjukkan pola yang mirip dalam hal arah diskus
tilakoid pada kloroplas (yaitu grana). (Stephen
Bresnick, 2002 : 189)
Ekosistem air tawar merupakan ekosistem dengan
habitatnya yang sering digenangi air tawar yang kaya mineral dan PH. Kondisi
permukaan air tidak tiak selalu tetap, adakalanya naik dan turun bahkan dapat
juga mengering. Sumber air tawar berasal dari air hujan dan air sungai. Hutan
air payau dapat di jumpai ke arah selatan dalam hutan mangrove dan merupkan
tempat teringgi yang dapat di capai air sungai diwaktu pasang naik. Biasanya
terdapat didaerah pantai dengan batas pasir yang terbawa ombak dan terbentuk
oleh arus laut, di balik pasir pembatas terdapat lahan datar yang luas dan
rendah. Bila sungai meluap akan membentuk danau-danau pantai yang berawa-rawa.
Tumbuhan yang hidup di air payau adalah vegetasi dari palm yang spesifik yaitu
palm kurma (Phonix paludosa). (Irwan, Zoer’aini Djamal: 2003)
Bertahannya kehidupan bakteri bergantung pada bahan
makanan dan kondisi lingkungan. Kebanyakan bakteri memerlukan bahan-bahan molekul
ringan yang larut dalam air yang umumnya diperoleh dari nutrisi kompleks yang
telah mengalami degradasi enzimmatik. Larutan yang mengandung nutrisi demikian
desebut mediumkultur. Dengan banyaknya strain dan spesies mikroorganisme yang
hidup, kebutuhan akan nutrisi dan kondisi fisik lingkungannya pun bervarisai.
Kebutuhan makanan untuk mikroorganisme diberikan melalui berbagai formulasi
media tumbuh. Mikroorganisme memerlukan pemenuhan kebutuhan yang sama dalam hal
senyawa organic yang kompleks yang dapat disediakan berasal dari senyawa alami
atau dari senyawa buatan. Berbagi makanan yang diperlukan oleh mikroorganisme
diantaranya adalah :
1. Karbon
2. Nitrogen
3. Unsur-unsur nonlogam
4. Unsur-unsur logam
5. Vitamin
6. Air
7. Energy
(Subandi, 2010 :
139-142)
Lingkungan abiotik adalah keadaan fisik dan kimia di
sekitar individu yang merupakan medium atau substrat untuk berlangsungnya
kehidupan, misalnya cahaya matahari, angin, air, tanah, dll. Sedangkan
lingkungan biotik adalah segala mahluk hidup di sekitar individu, baik sejenis
maupun maupun yang berbeda jenisnya yaitu: manusia , hewan, tumbuhan dan
mikroorganisme. Menurut peranannya, komponen biotik dibedakan menjadi tiga
golongan yaitu produsen, konsumen, dan pengurai/dekomposer. (Biology Insight: 2008).
Individu
adalah suatu satuan struktur yang membangun suatu kehidupan dalam bentuk
makhluk. Populasi adalah sekelompok individu-individu mahluk hidup yang sejenis
yang hidup dalam suatu lingkungan tertentu, banyak sedikit individu yang
termasuk individu yang satu dengan individu yang lain. (Maskeori Jasin, 1993)
C. Alat dan
Bahan
a. Alat
1.
Alat tulis
2.
mistar
3.
kamera
b.
Bahan
1. Pohon
pepaya
2. Pohon
ketapang
3. Tempat
terbuka dan ternaungi
4. Tempat
kering dan tempat lembab
5. Sungai
tenang dan sungai deras
6. Kolam
terbuka dan ternaungi
D.
Cara
Kerja
a. Kegiatan
1
1. Melakukan
pengamatan obyek biologi dilingkungan sekitar yang di pilih sebagai obyek
pengamatan.
2. menemukan
gejala-gejala structural, fungsional, dan aktivitas-aktivitas suatu populasi
dalam komunitasnya dari beberapa habitat/lingkungan yang kontras berbeda.
3. Menganalisis
bentuk-bentuk hubungan interaksi yang
terjadi didalam habitat tersebut.
4.
Mengidentifikasi pula
gejala-gejala structural dan fungsional (aktivitas) pada tingkat individu
organisme. Analisis bentuk-bentuk hubungan antara gejala-gejala yang teramati
pada obyek organisme tersebut.
5.
Berdasarkan
hasil pengamatan pada obyek (organisme dilingkungannya), permasalahan biologi
yang umum (global) apakah yang dapat saudara tangkap?
6.
Berdasarkan
referensial (pengalaman teoritik), gejala atau permasalahan biologi apa sajakah
yang umum dikaji dan ditunjukkan?
7.
Berdasarkan
struktur ilmu biologi menurut BSCS, tunjukkan :
a.
Berapa macam
golongan organisme?
b.
Ada berapa macam
tema persoalan biologi?
c.
Ada berapa
tingkat organisasi kehidupan dimana berbagai persoalan terjadi?
8.
Bila dicerminkan
pada tema persoalan biologi BSCS , tema persoalan manakah yang dapat saudara
temukan (tangkap) berdasarkan hasil pengamatan saudara?
b. Kegiatan II
1.
Melakukan observasi ke
lapangan (lingkungan sekitar). Temukan bentuk-bentuk kesenjangan gejala pada
kelompok objek (fakta satu dengan fakta yang lain).
2.
Mengidentifikasi faktor-faktor
yang kamu duga erat terkait dengan munculnya kesenjangan tersebut, berdasarkan
pengamatan keadaan dilapangan.
3.
Mencari informasi
teoritik yang relevan/terkait dengan gejala atau perrmasalahan tersebut.
4.
mengidentifikasi alternative masalah yang dapat ditangkap bedasarkan
hasil pengamatan lapangan (fakta-fakta). Nyatakan masalah dalam bentuk
pertanyaan.
5.
Berdasarkan
argument atau penjelasan terhadap alternative masalah menarik yang saudara
temukan.
6.
Mendiskusikan langkah-langkah
dasar bila hendak mencari jawaban terhadap pertanyaan atau masalah yang saudara
nyatakan.
7.
Persoalan
manakah diantara beberapa persoalan yang saudara nyatakan, rill dapat dijangkau
untuk dipecahkan.
E. Hasil
Pengamatan
1.
Kolam
ternaungi dan terbuka
a)
Kolam ternaungi
1. Gambar
2. Deskripsi
·
Ikan, berudu, rumput
serta tumbuhan lainnya.
·
Udaranya sejuk
b)
Kolam
terbuka
1.
Gambar
2.
Deskeripsi
·
terdapat ikan, cacing, siput,
eceng gondok, dan katak.
2.
Beberapa jenis pohon yang berbeda
a)
Pohon
pepaya
·
Pohon pepaya ditempat lembab
1. Gambar
2. Deskripsi
·
Batangnya besar
·
Daun lebar serta hijau
·
Terdapat organisme
semut, laba-laba yang hidup disekitarnya
·
Pohon pepaya
ditempat kering
1. Gambar
2. Deskripsi
·
Daun relatif kecil
·
Batang berukuran kecil
·
Daun tampak kering
·
Terdapat organisme
semut kecil dan besar
b)
Pohon
ketapang
·
Pohon ketapang ditempat lembab
1. Gambar
2. Deskripsi
·
Batangnya kekar dan
subur
·
Organisme yang terdapat
disana antara lain: semut, laba-laba dan ulat
·
Pohon
ketapang di tempat kering
1. Gambar
2. Deskripsi
·
Batang berukuran kecil
·
Daun kecil dan banyak berwarna kuning
3. Sungai
tenang dan deras
A. Sungai tenang
1.
Gambar
b. Deskripsi
·
Airnya
keruh
·
banyak lumut
·
terdapat ikan,
katak, siput, berudu
B . sungai deras
1.
Gambar
2. deskripsi
1.
Airnya jernih
2.
Terdapat ikan
3.
Terdapat batu-batu
besar
4. Tempat
kering dan lembab
a.
Tempat
lembab
1. Gambar
2. Deskripsi
·
Tanah subur
·
Pertumbuhan
tanaman lebih cepat
·
Daun pada tanaman lebih hijau dan lebar
·
Banyak jenis-jenis
tumbuhan yang hidup
b.
Tempat
kring
1. Gambar
2. Deskripsi
·
Tanahnya kering,
retak-retak
·
Pertumbuhan
tanaman terhambat
·
Rumput tidak subur.
·
Terdapat pasir
kecil-kecil di sekitarnya
·
Terdapat beberapa semut
5. Tempat terbuka dan ternaungi
a.
Tempat terbuka
1. Gambar
2. Deskripsi
·
Banyak terdapat jenis
tumbuhan
·
Daun-daunya segar dan hijau
·
Rumput banyak yang
tumbuh
b.
Tempat ternaungi
1. Gambar
2. Deskripsi
·
Karena tidak
terkena sinar matahari secara langsung maka pertumbuhan tanaman menjadi terhambat
dan tumbuhnya menjadi kurus.
·
Tanahnya lembab
·
Terdapat cacing, semut.
F.
Pembahasan
Biologi adalah cabang IPA yang
khusus mempelajari makhluk hidup dan gejala kehidupannya. Kajian atau bahasan
dalam Biologi sangatlah luas, meliputi seluruh makhluk hidup, baik yang uniseluler maupun yang multiseluler, baik yang hidup di darat, di laut, di udara, maupun
di dalam tanah. Singkatnya segala sesuatu yang memiliki “hidup” menjadi bahan kajian
biologi.
Objek atau kajian dalam biologi yang sangat luas atau beragam itu kini
telah dikelompokkan atau diklasifikasikan oleh para ahli Biologi menjadi 5 Kingdom (Animalia, Plantae, Fungi, Protista, dan Monera).
Selain kelima kingdom tersebut ada satu objek lain yang juga dikaji dalam
Biologi, yaitu Virus. Virus dipisahkan dari kelima kingdom karena tubuh virus
tidak tersusun oleh sel melainkan oleh asam nukleat yang diselubungi protein
dan belum merupakan sel. Sedangkan kelima kingdom tubuhnya sudah berupa sel
(bagi organisme uniseluler) ataupun tersusun atas banyak sel (bagi organisme
multiseluler).
Kelima kingdom
diklasifikasikan berdasarkan karakteristik yang khas dari masing-masing
organisme-organisme yang menyusunnya. Pengelompokkan ini sesuai dengan sistem
klasifikasi yang dikemukakan oleh Robert H. B. Whittaker pada tahun 1969. Objek dan permasalahan yang dikaji
dalam biologi adalah makhluk hidup beserta kehidupannya dan faktor2 pendukung
kehidupannya.
Objek Biologi
Biologi
mempelajari kehidupan pada beberapa tingkatan organisasi, yaitu:. Molekul, Sel, Jaringan, Organ, Sistem Organ, Individu, Populasi, Komunitas
Ekosistem, Bioma, Biosfer
a) Molekul
Molekul
adalah sekelompok atom (paling sedikit dua) yang berikatan dengan sangat kuat
(kovalen) dalam susunan tertentu dan bermuatan netral.
Struktur dan
fungsi molekul menyusun komponen2 pembentuk sel.
Contoh:
molekul protein, fosfolipid, kolesterol, karbohidrat, air dan ion-ion lain
merupakan komponen penyusun membran sel.
b) Sel
Sel
merupakan unit struktural dan fungsional terkecil dari kehidupan
c) Jaringan
Jaringan yaitu Kumpulan dari beberapa sel yang mempunyai bentuk, susunan
dan fungsi yang sama.
Contoh:
Pada
tumbuhan : jaringan parenkhim, epidermis, pengangkut xilem floem, jaringan
tiang
Pada hewan :
jaringan otot, jaringan epidermis, jaringan tulang, jaringan syaraf
d) Organ
Organ adalah kumpulan dari beberapa jaringan yang berbeda dan menjalankan
fungsi yang sama.
Contoh: Pada
tumbuhan : akar, batang, daun, bunga, buah, biji
Pada hewan :
hati, paru-paru, telinga, mata dll
e) Sistem organ
Sistem organ adalah beberapa organ yang memiliki satu fungsi/kerja tertentu
Contoh:
sistem peredaran darah, sistem pernafasan, sistem pencernaan dll.
f) Individu
Individu
merupakan organisme tunggal yang tersusun oleh kumpulan sistem organ
g) Populasi
Populasi adalah kumpulan individu atau species yang sejenis yang menempati
suatu habitat (tempat hidup) dan dalam waktu tertentu.
Contoh:
populasi rusa
h) Komunitas
Komunitas adalah berbagai jenis (species) makhluk hidup yang saling
berinteraksi dan menempati lingkungan dalam waktu yang sama.
Contoh:
komunitas kolam, komunitas sawah
i)
Ekosistem
Ekosistem adalah intraksi antara makhluk hidup yang berada di suatu wilayah
tertentu (komunitas) dengan lingkungan abiotiknya.
Ekosistem
dibentuk oleh beberapa macam populasi yang berinteraksi dengan lingkungan
tempat mereka hidup, atau interaksi (hubungan timbal balik) antara komponen
biotik (MH) dengan komponen Abiotik (lingkungan).
j) Bioma
Bioma merupakan satuan daerah daratan yang luas yang dibentuk oleh
ekosistem dalam skala besar yang terjadi karena adanya interaksi iklim dengan
keaneragaman makhluk hidup yang khas (yang dominan).
Contoh :
Bioma tundra, bioma taiga, bioma hutan hujan tropis
Tundra
adalah daerah dengan suhu lingkungan rendah dan tanpa pohon. Pada area ini,
mayoritas tumbuhan yang hidup biasanya berupa lumut, rerumputan,.Tundra
biasanya hidup di daerah dingin.
Taiga adalah
hutan yang terdiri atas satu spesies seperti konifer, pinus, dan
sejenisnya(tumbuhan evergreen). Semak dan tumbuhan basah sedikit sekali,
sedangkan hewannya antara lain moose, beruang hitam, beruang, rubah, serigala,
ajax, dan burung-burung yang bermigrasi pada musim gugur. Taiga banyak
ditemukan di belahan bumi utara, contohnya di Rusia dan Kanada. Bioma Taiga
merupakan bioma terluas dari bioma-boma lain yang ada di bumi.
k) Biosfer
Biosfer adalah bumi tempat tinggal makhluk hidup, merupakan tingkatan
organisasi kehidupan yang paling tinggi.
G.
Simpulan
Biologi adalah cabang IPA yang
khusus mempelajari makhluk hidup dan gejala kehidupannya
objek permasalahan biologi adalah Molekulm, Sel, Jaringan, Organ.
Sistem Organ, Individu, Populasi, Komunitas, Ekosistem, Bioma, Biosfer.
BAB
III
PENUTUP
a.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil pengamatan, dapat disimpulkan bahwa,
banyak perbedaan-perbedaan yang kami temukan di sebabkan oleh faktor-faktor
tertentu khususnya lingkungan sekitarnya. Dimana lingkungannya sangat
berpengaruh atas pertumbuhan dan perkembangan objek yang kami amati baik di
tingkat individu, populasi maupun komunitas.
b.
Keritik dan Saran
1.
Kritik
Untuk kk co.ass jangan terlalu cuek, agar tidak
tegang dan membingungkan J
2.
Saran
Perbanyak senyum ya kak, agar praktikum lebih
menyenangkan. J
DAFTAR PUSTAKA
Bresnick Stephen. 2003. Intisari Mikrobiologi. Jakarta: Hipokrates
Subandi. M. 2010. Mkrobiologi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Tersedia
http://trisniatma.com/obyek-dan-permasalahan-yang-dikaji-dalam-biologi/diunggah
pada tanggal17 oktober 2013
Waktu 09: 45 wita
tersedia http://konsepbiologi.blogspot.com/2012/11/indikator-1-menjelaskan-objek-dan.html di unggah pada tanggal : 17 0ktober 2013
waktu :20:06 wita